Dengan peningkatan fungsi Kintone dan AppSheet, pengembangan sistem bisnis secara internal di Indonesia semakin memungkinkan. Reformasi bisnis yang esensial melalui IT dianggap lebih menguntungkan jika dilakukan secara internal daripada eksternal.
-
-
Sistem Manajemen Produksi di Indonesia
Prioritas utama dalam industri manufaktur adalah peningkatan produktivitas dan kepatuhan terhadap tenggat waktu. Memahami perbedaan antara biaya produksi,…
続きを見る
Yang dipelajari dari artikel ini
- Dengan peningkatan Kintone dan AppSheet, pengembangan sistem bisnis internal di Indonesia semakin maju.
- Penggunaan Excel untuk manajemen data di pabrik Jepang di Indonesia menghadapi batasan.
- Penerapan sistem menggunakan MES dan IoT meningkatkan efisiensi kerja di pabrik Indonesia.
- Di Indonesia, eksternalisasi sistem umum dilakukan jika tidak ada teknisi dengan keterampilan IT tinggi.
- Dengan AppSheet, sistem manajemen perencanaan dan realisasi dapat dibangun dengan input data dari smartphone.
Cara Kerja Bisnis Terus Berubah
Di pabrik Jepang di Indonesia, penggunaan Excel untuk pengelolaan data dan pembuatan laporan internal adalah hal yang umum. Keuntungan Excel adalah kemampuannya untuk mengubah format dengan fleksibel menggunakan rumus yang tertanam. Ini memungkinkan pelaksanaan bisnis dengan format optimal yang dibutuhkan saat ini. Dapat dikatakan bahwa perbaikan bisnis dilakukan sedikit demi sedikit setiap hari pada tingkat individu.
Bisnis terbentuk dari kumpulan individu yang saling terkait, dan cara kerja bisnis berubah seiring bertambahnya pelanggan dan pemasok. Oleh karena itu, Excel diubah dan disesuaikan, tetapi ada batasan tertentu seperti waktu yang lama untuk membuka file karena terlalu banyak rumus, dan waktu yang lama untuk mengumpulkan data yang tersebar di PC individu.
Dalam situasi ini, dipertimbangkan untuk memperkenalkan sistem untuk memvisualisasikan pekerjaan internal, berbagi informasi, dan mengolah informasi menjadi sistem yang bermanfaat. Dengan mengoperasikan sistem yang menghubungkan proses bisnis yang telah matang selama bertahun-tahun di tingkat individu, ada peningkatan kenyamanan dan kemudahan dibandingkan dengan era penggunaan Excel. Namun, cara kerja bisnis terus berubah seiring perubahan lingkungan, sehingga perbaikan sistem, yaitu perbaikan bisnis, diperlukan beberapa tahun kemudian.
Masalah Eksternalisasi dan Internalasi Sistem IT di Indonesia
Di Indonesia, berbeda dengan Jepang, sering kali kekurangan staf di departemen sistem informasi, sehingga sistem IT biasanya diserahkan kepada perusahaan layanan IT seperti kami untuk eksternalisasi. Bahkan di perusahaan yang relatif kecil, jika ada teknisi Indonesia dengan keterampilan IT tinggi di dalam perusahaan, mereka mungkin mengembangkan sistem secara internal. Namun, ekspatriat Jepang di perusahaan tersebut sering mengatakan, "Sistem ini dibuat oleh satu orang Indonesia yang ahli IT, jadi kami tidak tahu isinya dan khawatir jika dia berhenti."
- Kelemahan eksternalisasi adalah sulitnya menyesuaikan alur kerja dengan perubahan lingkungan.
- Meski ingin menginternalisasi, tidak ada staf dengan keterampilan IT di dalam perusahaan.
- Sistem yang dikembangkan oleh teknisi IT yang bersifat artisan cenderung menjadi terlalu bergantung pada individu.
Masalah eksternalisasi dan internalisasi sistem IT di perusahaan lokal Indonesia terfokus pada tiga poin di atas. Akibatnya, tidak hanya efisiensi kerja yang menurun karena masalah seperti tidak terlihatnya kondisi saat ini, angka yang tidak cocok, dan ketidakcocokan urutan, tetapi juga menurunkan kesadaran biaya penjualan karyawan.
Contoh: Idealnya perbaikan bisnis dengan sistem IT di Indonesia adalah "dapat diubah dengan fleksibel sesuai perubahan lingkungan seperti Excel, dan dapat dibangun oleh staf bisnis internal tanpa teknologi IT yang canggih." Namun, karena tidak ada alat IT yang sesuai, eksternalisasi menjadi tidak terhindarkan, tetapi dengan kemajuan teknologi, kini semakin mungkin untuk memberikan proposal yang realistis.
Poin utama: Idealnya internalisasi adalah fleksibilitas yang dapat diubah oleh staf lapangan tanpa IT canggih.
-
-
Poin Penting Optimalisasi Sistem Bisnis di Pabrik Indonesia
Optimalisasi sistem bisnis di pabrik Indonesia menghadapi tantangan seperti masalah tidak terlihat, tidak sesuai, dan tidak terhubung yang menurunkan…
続きを見る
Sistem Pengumpulan Data dari Smartphone Menggunakan Google AppSheet
Perusahaan kami menyediakan dukungan eksternalisasi sistem bisnis untuk perusahaan di Indonesia, serta dukungan internalisasi menggunakan Google Spreadsheet dan AppSheet. Salah satu contohnya adalah dukungan pengenalan sistem manajemen perencanaan dan realisasi menggunakan input data dari smartphone dengan AppSheet terhadap jadwal kerja yang dihasilkan oleh penjadwal produksi Asprova.
Konfigurasi Operasional Penjadwal Produksi

Di pabrik Indonesia, sering terjadi kekurangan stok produk saat pengiriman, sehingga dilakukan operasi sepeda untuk memulihkan jadwal pengiriman pelanggan. Jumlah pesanan tetap bulanan dari pelanggan dikirimkan sesuai jadwal pengiriman yang dibagi per hari, tetapi pengelolaan sisa pesanan dilakukan oleh lantai produksi atau gudang, sehingga pesanan, pengadaan, produksi, dan pengiriman terpisah.
Penjadwal produksi bertujuan untuk merapikan proses ini, mengurangi stok, dan meningkatkan efisiensi operasional sumber daya. Metode operasionalnya adalah dengan menghubungkan master dan informasi realisasi dari sistem ERP yang ada, atau memisahkan informasi minimum yang diperlukan sebagai sistem terpisah, dan membangun sistem yang berpusat pada penjadwal produksi.
DX yang Diperlukan Selama Pandemi

Tujuan sistemisasi bisnis adalah penghematan tenaga kerja, efisiensi, dan pencegahan kesalahan, tetapi tujuan DX adalah reformasi bisnis menggunakan IT, bukan sekadar mengganti sistem yang ada. Selama pandemi tahun lalu, Menteri Digital Taiwan Audrey Tang mengembangkan aplikasi "Mask Map" yang memungkinkan pengecekan stok masker secara real-time.
Ini bukan karena adopsi teknologi canggih, tetapi karena membangun sistem yang dapat dioperasikan dengan cepat menggunakan OSS yang dinilai tinggi. Di perusahaan umum, reformasi bisnis juga memerlukan reformasi operasi lapangan, dan di Indonesia, kami mengusulkan integrasi smartphone ke dalam bisnis untuk menciptakan sistem kerja yang mudah diakses kapan saja dan di mana saja.
Konfigurasi Sistem

Kali ini, bukan membangun sistem di dalam perusahaan, tetapi menggunakan layanan cloud gratis dari Google, yaitu Google Spreadsheet dan AppSheet, untuk mewujudkan "DX yang dapat dilakukan mulai hari ini". Pertukaran data antara penjadwal produksi di lapangan dan Google dilakukan menggunakan driver ODBC dari CDATA.
Pertama, buat instruksi kerja dengan Asprova, dan unggah instruksi kerja ke Google Sheets melalui driver ODBC CDATA. Selanjutnya, dari layar smartphone yang dibuat dengan AppSheet, masukkan data realisasi (panggil instruksi kerja dengan kode QR) dan unduh data realisasi dari Google Sheets ke Asprova melalui driver ODBC CDATA.
Menghubungkan Asprova ke Google Sheets dengan ODBC

Setelah menginstal driver ODBC dari CDATA, driver CDATA ODBC untuk Google Sheets akan muncul di layar pengaturan ODBC Windows. Dengan mengatur item yang diperlukan seperti Folder Id dan SpreadSheet, kolom Google Sheets akan ditampilkan.
Driver ODBC dari CDATA dapat dengan mudah diatur seperti pengaturan ODBC biasa, sehingga periode gratis satu bulan cukup untuk memverifikasi kegunaannya.
Memulai AppSheet dari Google Sheets dan Membuat Layar Smartphone

Instruksi kerja yang dihasilkan oleh Asprova diunggah ke Google Sheets, dan data realisasi dimasukkan ke dalamnya, tetapi meskipun bisa langsung menulis ke Google Sheets, kali ini kami membuat aplikasi untuk memasukkan data realisasi dari smartphone menggunakan AppSheets.
AppSheet adalah alat pengembangan aplikasi tanpa kode yang disediakan oleh Google yang memungkinkan siapa saja untuk mengembangkan sistem tanpa pemrograman, dan dapat dengan mudah membuat antarmuka untuk menulis ke sel Google Sheets dari smartphone. Kali ini, dengan mengklik instruksi kerja yang ditampilkan di kalender di smartphone, instruksi kerja tertentu dipanggil dan data realisasi dimasukkan.
Untuk menghubungkan ke Google Spreadsheet, digunakan CData Google Sheets ODBC Driver dari CData Software yang memungkinkan pertukaran data dengan alat ETL (Extract, Transform, Load) atau BI melalui ODBC standar.
Pertanyaan Umum | Pengembangan Sistem Bisnis Internal di Indonesia
Berdasarkan isi artikel ini, berikut adalah rangkuman singkat dari pertanyaan yang sering muncul.
Apa keuntungan dari pengembangan sistem bisnis internal di Indonesia?
Di Indonesia, keuntungan dari pengembangan sistem bisnis internal adalah kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungan secara fleksibel. Terutama dengan menggunakan alat seperti Kintone dan AppSheet, staf lapangan dapat dengan mudah membangun sistem tanpa keterampilan IT yang tinggi. Ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan penghematan tenaga kerja.
Apa masalah dari eksternalisasi sistem bisnis di Indonesia?
Di Indonesia, karena kekurangan staf di departemen sistem informasi, eksternalisasi adalah hal yang umum, tetapi ada masalah dalam menyesuaikan alur kerja dengan perubahan lingkungan. Selain itu, dengan menyerahkan kepada pihak luar, ada risiko sistem menjadi tidak diketahui isinya dan terlalu bergantung pada individu.
Apa manfaat dari pengembangan sistem menggunakan AppSheet?
AppSheet adalah alat tanpa kode yang memungkinkan siapa saja untuk mengembangkan sistem tanpa pemrograman. Ini memungkinkan integrasi dengan Google Sheets untuk input data realisasi dari smartphone, meningkatkan efisiensi kerja. Terutama, kemudahan bagi staf lapangan untuk membangun sistem adalah manfaat besar.

