WBS Viewer adalah alat manajemen proyek sederhana yang berfokus pada prinsip inti manajemen proyek: “strukturisasi” dan “visualisasi”.
Berpusat pada WBS (Work Breakdown Structure), sistem ini secara jelas mendefinisikan hubungan parent-child antar tugas sekaligus memungkinkan pengguna memahami jadwal dan progres secara intuitif melalui Gantt chart yang terintegrasi.
Dengan menghilangkan kompleksitas yang tidak perlu dan fitur yang berlebihan, WBS Viewer hanya menyediakan fungsi-fungsi penting yang dibutuhkan untuk pemantauan progres dan pengelolaan planned vs actual. UI yang intuitif memungkinkan siapa pun langsung menggunakan sistem ini, bahkan di level operasional lapangan.
Alat ini membantu tim mendeteksi keterlambatan proyek dan bottleneck sejak tahap awal, sehingga mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat dan efektif. Sederhana namun sangat praktis, WBS Viewer meningkatkan efisiensi dan kejelasan dalam operasional manajemen proyek sehari-hari.
WBS (Work Breakdown Structure)
Fitur ini memungkinkan tugas dipecah secara hierarkis dan dikelola dalam satu layar bersama tanggal mulai, tanggal selesai, status progres, dan penanggung jawab. Dengan menjaga hubungan hierarki dan urutan tugas, seluruh proyek dapat diorganisasikan menjadi “apa”, “kapan”, dan “siapa”. Karena terhubung dengan tampilan Gantt chart, pengguna dapat secara intuitif memahami alur pekerjaan dan titik keterlambatan.
Issue List
Fitur ini mengelola issue proyek dalam satu daftar terpusat yang mencakup tanggal kejadian, tenggat waktu, penanggung jawab, status, dan progres penanganan. Dengan fungsi filter dan sorting, pengguna dapat dengan cepat menampilkan issue yang diperlukan saja, sehingga mencegah adanya tindakan yang terlewat atau prioritas yang terabaikan. Permasalahan kecil sehari-hari dapat dicatat dan diorganisasikan secara sistematis sebagai bagian dari manajemen progres proyek.
MOM (Minutes of Meeting)
Fitur ini menyimpan hasil meeting secara terstruktur menggunakan informasi header (judul, tanggal/waktu, peserta, dan lokasi) serta detail isi (Type, Topic, Nomor Issue, PIC, Due Date, dan Content). Data dapat disimpan terpisah untuk setiap meeting, dan MOM sebelumnya juga dapat dipanggil kembali dengan mudah. Dengan fokus hanya pada informasi yang diperlukan, beban pembuatan notulen meeting dapat dikurangi secara signifikan.
Overview
Fitur ini menyimpan screen capture dan diagram beserta penjelasannya sehingga gambaran keseluruhan proyek dapat dibagikan secara visual. Pengguna dapat mengatur judul, urutan tampilan, dan tingkat zoom untuk setiap gambar, sehingga semua pihak dapat berdiskusi dengan pemahaman yang sama. Informasi latar belakang dan struktur yang sulit dijelaskan hanya dengan teks dapat dipahami dengan cepat melalui tampilan visual yang terorganisasi.

