Dalam mensistemkan alur kerja bisnis di Indonesia, penting untuk menggantinya secara bertahap dengan fungsi sederhana yang tidak memakan banyak tenaga dalam pengoperasiannya. Namun, produk perangkat lunak paket umum cenderung memiliki fungsi yang rumit untuk memastikan fleksibilitasnya, sehingga tidak memungkinkan untuk memotong dan menerapkan hanya fungsi yang diperlukan dari produk tersebut.
Produksi Manajemen Anda Memiliki Masalah yang Ingin Diperbaiki?
- Ingin menerapkan sistem manajemen penjualan, pembelian, inventaris, dan produksi dengan biaya rendah dan waktu pengiriman singkat.
- Ingin mensistemkan manajemen pembelian dan inventaris untuk bahan habis pakai atau suku cadang.
- Ingin memperkenalkan sistem pengumpulan kinerja untuk penggunaan di lapangan yang terhubung ke sistem inti.
- Ingin menerapkan sistem dukungan penjualan menggunakan terminal genggam.
Dengan templat pengembangan sistem bisnis Hana First, Anda dapat secara bertahap mensistemkan operasi dengan memprioritaskan fungsi yang memiliki prioritas tinggi sambil mencerminkan kebutuhan di lapangan.
Keuntungan Mensistemkan Manajemen Produksi dan Kinerja dengan Hana First
Dengan memasukkan kebutuhan di lapangan ke dalam fungsi dasar minimal yang kompatibel dengan semua industri, yang telah diimplementasikan sebelumnya dalam templat pengembangan Hana First, periode pengembangan dan implementasi dapat dipersingkat.
Selain itu, karena beroperasi di browser web, tidak perlu menginstalnya di PC klien, dan perusahaan kami dapat memberikan dukungan jarak jauh yang cepat langsung ke server.
- Implementasi dalam waktu singkat dengan biaya rendah
- Mencerminkan kebutuhan di lapangan ke dalam fungsi dasar yang serbaguna, mempersingkat waktu implementasi dan mengurangi biaya tenaga kerja.
- Tidak memerlukan instalasi pada perangkat klien, memungkinkan sistem dengan dukungan jarak jauh yang cepat.
- Biaya pemeliharaan setelah implementasi rendah
Fungsi dasar dan antarmuka pengguna yang muncul dalam serangkaian alur kerja bisnis diimplementasikan sebagai templat.
Manajemen Pembelian
Berdasarkan permintaan pembelian yang dimasukkan oleh setiap departemen, entri pesanan dibuat, pesanan pembelian diterbitkan, catatan penerimaan dicatat, slip pengiriman diterbitkan setelah penerimaan, dan barang cacat yang ditemukan setelah penerimaan didaftarkan sebagai pengembalian penerimaan.

Purchase request / Purchase Order / Purchase Receiving / Purchase Return
Manajemen Penjualan
Pesanan dari pelanggan didaftarkan, pendaftaran pengiriman mengelola backlog pesanan, dan barang cacat yang ditemukan setelah pengiriman didaftarkan sebagai pengembalian pengiriman.

Sales Order / Delivery Item / Delivery Return
Manajemen Inventaris
Perpindahan barang antar gudang ditangani sebagai transfer inventaris, penerimaan dan pengeluaran barang sebagai entri/keluar tidak langsung, konversi barang sebagai konversi inventaris, dan koreksi jumlah inventaris teoritis ke jumlah stok aktual dilakukan melalui fungsi penghitungan inventaris.

Inventory Transfer / Indirect GI / Inventory GR / Inventory Conversion / Inventory Stockopname
Manajemen Produksi
Instruksi manufaktur diterbitkan, dan kinerja produksi dicatat.

Production Order / Production Entry