Lingkungan Bisnis

Bisnis Daur Ulang Sumber Daya di Indonesia【Pembuatan pupuk organik mikroba dari limbah makanan rumah tangga】

2020/09/07


Pertama kali kaget dengan cara membuang sampah di Indonesia

Dua puluh tiga tahun yang lalu, ketika saya pertama kali datang ke Indonesia, salah satu hal yang memberi saya kejutan budaya dalam kehidupan sehari-hari saya adalah kenyataan bahwa itu normal bagi orang untuk meninggalkan nampan pembungkus dan sisa Coke di atas meja di makanan cepat saji seperti MacDonald dan KFC.

Ketika saya tidak tahan dengan rasa bersalah yang datang dari kebiasaan Jepang dan ingin membuangnya sendiri ke tempat sampah, saya ditegur oleh seorang penduduk senior Jepang bahwa saya tidak boleh bertindak berdasarkan nilai-nilai Jepang karena akan menghilangkan pekerjaan orang Jepang. staf kebersihan.

Ketika saya tinggal di Tokyo, aturan pembuangan sampah tidak seketat sekarang, dan paling banyak, kami harus memilah sampah menjadi yang mudah terbakar dan tidak mudah terbakar, dan menempatkan kantong sampah dengan rapi di bawah jaring untuk mencegah burung gagak mengais. .

Sampah sekarang dibagi tidak hanya menjadi mudah terbakar dan tidak mudah terbakar, tetapi juga menjadi kaleng semprot, silinder kaset, botol plastik, kertas bekas, botol dan kaleng.

Pendaur ulang sampah anorganik Jakarta menyortir, membersihkan dan memotong sampah, kemudian menjualnya ke pabrik atau mengekspornya untuk digunakan kembali

Botol aqua PET (polietilen tereftalat) ⇒ benang poliester
PP (polipropilen) kaca aqua ⇒ plastik tali atau kantong beras
Botol sampo HDPE (high-density polyethylene) ⇒ sapu atau produk cetakan
kompas.tv/article/106175…

Pengumpul sampah plastik mencari nafkah dengan membawa sampah daur ulang yang terkumpul ke pendaur ulang dan mereka mengambilnya dengan harga sekitar Rp.10.000/Kg untuk gelas aqua dan Rp.5.000/Kg untuk botol aqua.

Faktanya, selalu ada orang yang sangat sadar membuang sampah sembarangan, dan bahkan sopir saya sekitar 20 tahun yang lalu mengatakan kepada saya bahwa dia memarahi anak-anaknya dengan keras jika mereka mencoba membuang sampah sembarangan.

Dalam beberapa tahun terakhir, tong sampah di tempat umum dan perusahaan telah dibagi menjadi yang mudah terbakar dan tidak mudah terbakar, dan bahkan area perumahan kami (cluster) telah dibagi menjadi oranye NON ORGANIK dan ORGANIK hijau.

Alasan mengapa orang menjadi lebih sadar akan kebutuhan untuk memisahkan sampah adalah karena orang menjadi lebih sadar lingkungan seiring dengan pertumbuhan ekonomi.

Upaya daur ulang sumber daya Indonesia

Tentang limbah yang mudah terbakar Sebuah inisiatif daur ulang sumber daya sedang dilaksanakan untuk secara aktif menggunakan kembali limbah dapur (sampah organik).

Dengan tidak hanya menggunakan kembali limbah tetapi juga mengembangkan produk baru dan mendukung peluncuran bisnis baru, kami bekerja menuju ekosistem yang bertujuan untuk membangun basis kehidupan bagi penduduk dan meneruskannya ke generasi anak-anak berikutnya.

Bisnis ramah lingkungan yang didukung oleh taman hortikultura Bandung
1. Dengan membawa sampah organik, Anda bisa mendapatkan poin untuk ditukar dengan benih, pupuk, dan alat berkebun, serta membeli sayuran yang ditanam di rumah di pasar.
2. Mendukung pengembangan produk baru.
3. Buat bisnis baru dan dukung pertumbuhan mereka.
4. Terbuka terhadap anak-anak yang mempelajari biologi untuk membantu mereka memahami alam.
regional.kompas.com/read/2020/09/0…

Selain itu, gelombang ekologisisasi telah meluas ke pupuk untuk budidaya tanaman, dan penggunaan pupuk kimia yang berlebihan untuk meningkatkan produktivitas akan mengurangi kandungan bahan organik dalam tanah, menyebabkan kerusakan struktur tanah dan pencemaran lingkungan.

Pupuk organik untuk menjaga dan meningkatkan kesuburan tanah menarik perhatian.

Pupuk organik mikrobial rumah tangga (MOL = Mikroorganisme Lokal) menggunakan kerja dekomposisi mikroorganisme dan bakteri menggunakan limbah organik yang sudah dikenal sebagai bahan baku.

Pelopor pengelolaan sampah organik di Lampung mengembangkan alat pengomposan
1. Pasang pipa pembuangan udara dan cairan ke ember
2. Campurkan air cucian beras dengan gula pasir, larutan kelapa, kecap, madu, kulit buah dan tunggu sampai sekitar seminggu sampai tercium seperti tapeh untuk menghasilkan jamur.
3. Potong sampah dan buang ke dalam mesin untuk menyebarkan jamur.
4. Keluarkan komposnya.regional.kompas.com/read/2019/01/2…

Pupuk organik mikroba rumah mengandung sejumlah mikro (vitamin, mineral, dll.) yang diperlukan untuk mempertahankan perkembangan tanaman yang tepat dan fungsi metabolisme, dan makronutrien (vitamin, mineral, dll.) diperlukan dalam jumlah besar untuk pertumbuhan tanaman. Mengandung protein, karbohidrat, lemak, dll), bakteri yang meningkatkan kualitas tanah.

Ini dapat digunakan sebagai agen pengurai tanah, pupuk organik, dan fungisida organik.

Jika metode pembuatan pupuk organik mikroba di setiap rumah tangga sudah mapan dan tersebar, bahannya bisa diperoleh secara gratis dan mudah diaplikasikan di kebun sayur.

Diharapkan dapat membantu memecahkan masalah pengolahan sampah organik dalam jumlah besar yang dibuang setiap hari dari kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya, ramah lingkungan tanpa bahan kimia berbahaya, dan meningkatkan kualitas tanah dan tanaman.