Bahasa

Bahasa Indonesia terkait dengan virus corona baru 【Cara belajar membaca artikel surat kabar】

2020/06/27

新型コロナウィルス関連のインドネシア語【新聞の記事を読めるようになる方法】

Jargon yang banyak muncul di pemberitaan terkait corona

Dalam kasus krisis korona, kata-kata seperti Karantina (karantina) dan Isolasi (karantina), yang tidak terdengar di waktu normal, terlihat dan terdengar di internet dan televisi, tetapi meskipun sumber beritanya berbeda, kata-kata tersebut yang digunakan serupa. Jika anda mempelajari kata-kata bahasa Indonesia yang berhubungan dengan masa kini, akan lebih mudah untuk ingatan asosiatif anda bekerja jika anda mempelajarinya secara tematik, karena kata-kata yang sama biasanya digunakan ketika ada berita tentang WFH (telecommuting), Social Distancing dan New Normal cukup besar untuk bersaing dalam memperebutkan hadiah utama di Jepang, jadi tidak perlu menyebutkannya, tetapi ada beberapa istilah yang pernah saya dengar tetapi merasa tidak nyaman jika Anda tidak dapat mengingat artinya atau sinonimnya, jadi saya dengan hati-hati memilih beberapa untuk dijelaskan.

ODR (Orang Dalam Risiko) OTG (Orang Tanpa Gejala) ODP (Orang Dalam Pemantauan) PDP (Pasien Dalam Pengawasan)

  • ODR=Orang Dalam Risiko
    Seseorang dikategorikan ODR manakala dirinya baru datang dari wilayah yang terjangkit corona virus. (Seseorang yang baru saja datang dari daerah yang terjangkit corona digolongkan sebagai pembawa risiko infeksi.)
  • ODG=Orang Tanpa Gejala
  • ODP=Orang Dalam Pemantauan
    ODP harus menjalani isolasi di rumah dan kondisinya akan dipantau selama dua minggu.(Subjek diisolasi di rumah dan perlu ditindaklanjuti selama dua minggu.)
  • PDP=Pasien Dalam Pengawasan
    Pengawasan yang ketat diterapkan pada pasien PDP supaya jangan sampai mengalami perburukan.(Pasien yang diawasi harus diobservasi secara ketat untuk memastikan kondisinya tidak memburuk.)

Wabah・Epidemi・Endemi・Pandemi

Perbedaan antara keempat skenario penyebaran penyakit di atas adalah persoalan skala.(Perbedaan antara keempat skenario penyebaran penyakit di atas adalah masalah skalanya.)

Pertama-tama pahami perbedaan antara sakit normal dan wabah, dan kemudian gunakan sesuai dengan praktik adat, tergantung pada ukuran skalanya.

  • wabah
    Bayangkan apabila tiba-tiba jumlah anak kecil yang terkena diare meningkat di sebuah tempat penitipan anak. Satu atau dua anak sakit mungkin saja normal di hari-hari biasa, tapi jika 15 anak sekaligus menderita diare, ini berarti wabah.(Bila diare masal terjadi pada anak-anak di panti asuhan, dianggap sakit normal jika ada satu atau dua anak, tetapi bila 15 orang menderita diare pada saat yang bersamaan, dianggap sebagai wabah.)
  • epidemi
    1. Epidemi adalah wabah yang menyebar di area geografis yang lebih luas.(Epidemi adalah perluasan Wabah ke wilayah yang lebih luas.)
    2. Epidemi mengacu pada penularan atau infeksi penyakit dalam skala yang lebih luas daripada wabah.(Epidemi mengacu pada penularan penyakit dalam skala yang lebih luas dari Wabah.)
    3. Dia menulari beberapa anggota keluarga.(Dia menginfeksi beberapa anggota keluarganya.)
  • endemi
    1. Epidemi berubah menjadi endemi. (Epidemi berubah menjadi penyakit endemik.)
    2. Endemi adalah penyakit yang menyerang lingkup yang lebih kecil dibanding pandemi.(Epidemi adalah penyakit yang menyerang daerah yang lebih sempit daripada pandemi.)
  • pandemi
    1. Penyakit sudah menyebar ke seluruh dunia hingga sulit dikendalikan.(Penyakit ini sudah menyebar ke seluruh dunia dan sulit dikendalikan.)
    2. Pandemi adalah tingkat tertinggi untuk darurat kesehatan global.(Pandemi adalah tingkat darurat kesehatan global tertinggi.)

R0(tingkat dasar reproduksi)Rt(nomor reproduksi efektif)

Jumlah perkembangbiakan adalah rata-rata jumlah orang yang tertular langsung oleh satu orang yang tertular.

  • R0=reproduksi awal(nomor reproduksi dasar)
    1. Jumlah rata-rata infeksi baru yang dihasilkan orang yang terinfeksi ketika dia memasuki populasi yang belum kebal terhadap penyakit dan sesuai dengan kapasitas infeksi utama dari patogen.
    2. Angka pertambahan kasus tanpa adanya intervensi atau secara alami.(Tidak ada intervensi atau peningkatan jumlah secara spontan)
  • Rt=reproduksi efektif (nomor reproduksi efektif)
    1. Jumlah reproduksi sebenarnya yang terjadi dalam kehidupan nyata masyarakat didasarkan pada upaya pengurangan infeksi, seperti cuci tangan, masking, pembatasan aktivitas dan penguncian.
    2. Rt yaitu angka penambahan kasus yang terjadi di lapangan setelah mendapatkan berbagai intervensi.(Rt adalah angka yang meningkat setelah berbagai intervensi.)

Local transmission(Prevalensi di wilayah geografis) Herd immunity(kekebalan kolektif)

  • Transmisi lokal
    Penularan penyakit saat pasien berada di lokasinya saat ini.(Penularan penyakit saat pasien berada di lokasi mereka saat ini.)
  • Herd immunity
    1. Ini adalah efek perlindungan tidak langsung yang terjadi ketika sebagian besar populasi kebal, memberikan sarana perlindungan bagi mereka yang tidak kebal dan memperlambat penyebaran infeksi.
    2. Imunitas kelompok terjadi dengan pemberian vaksin pada masyarakat luas.(Kekebalan massal disebabkan oleh pemberian vaksin ke area yang luas.)

Flattening the curve(Memperlambat penyebaran infeksi = meratakan kurva)

  • Ini dimaksudkan untuk memperlambat penyebaran COVID-19.
    Usaha flattening the curve meliputi peningkatan fasilitas kesehatan, social distancing, physical distancing, isolasi, dan karantina.(Upaya perataan kurva antara lain perbaikan fasilitas pelayanan kesehatan, jarak sosial, jarak fisik, isolasi, dan karantina.)

BNPB

  • Badan Nasional Penanggulangan Bencana
    tanggulang(Bekerja dan pertahankan)

Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19

Dalam pemberitaan Jepang, sering disebut sebagai New Corona Emergency Response Headquarters.

  • Ini sering diterjemahkan sebagai "gugus tugas COVID-19," yang merupakan gugus (kelompok) tugas (misi), dan dengan demikian menjadi "gugus tugas" (unit yang dibentuk untuk tujuan misi).
  • Penanganan is the noun form of tangan, which means "handling" and is similar to BNPB's penanggulangan.

Sebuah kata yang banyak muncul dalam pemberitaan terkait Corona

Alasan mengapa kita sering merasakan déjà vu ketika kita melihat kata-kata di berita dan berpikir, "Saya pernah mendengar ini sebelumnya, tapi sedikit berbeda", karena bahasa Indonesia berubah dari kata dasar menjadi kata benda atau kata kerja, dan prefiks kata kerja kadang-kadang disingkat tergantung pada situasinya, jadi ada banyak kasus di mana kata-kata sebenarnya sedikit berbeda dari kata-kata yang pernah kita lihat atau dengar sebelumnya, dan setelah kita fokus pada tema terkait korona dan memilah kata dasar dan kata-kata serupa, kita harus bisa memahaminya secara kasar.

  • peristiwa
    1. peristiwa penting
    2. Bagaimana dengan peristiwa-peristiwa tragis di luar tanggung jawab manusia?
  • menelusuri⇒telusur
    menelusuri penyakit-penyakit sepanjang waktu dan wilayah geografis.
  • meluncurkan⇒luncur
    meluncurkan investigasi
  • penderita
    1. Mengurung wabah dan mencegah bertambahnya penderita baru.
    2. Jiwanya menderita sakit
  • menandakan⇒tanda
    menandakan bahwa upaya pengurungan tidaklah cukup atau sudah terlambat.
  • kendali
    1. luar kendali
    2. upaya mengendalikan penularan global telah gagal.
    3. kendala
  • sudut pandang
    Dari sudut pandang epidemiologis
  • Penetapan⇒tetap
    Penetapan resmi COVID-19
  • tantangan
    1. tantangan kesehatan global terkini
    2. tantangan ekonomi dampak virus corona
  • tular=menjangkit
    1. menjangkit tentang penyakit atau benih penyakit.
    2. Dalam tuturan sehari-hari sering digunakan ketularan, namun dalam pemberitaan digunakan penularan.
  • terapkan
    Wali kota Bandung terapkan New Normal.
  • penyebaran⇒sebar
    penyebaran penularan penyakit
  • Sanksi Pelanggaran Protokol Kesehatan

© 2021 バテラハイシステム Powered by STINGER