Topik Saat Ini

Memiliki perasaan yang baik di celah dalam pemilihan presiden

2014/07/21

大統領選挙で考えたギャップにハマるということ

Popularitas Jokowi sangat melimpah

Besok akan ada pengumuman resmi hasil pilpres dari KPU yang akan ditutup lalu lintas pada mudik pagi saya di depan KPU. Saya lewat beberapa waktu yang lalu, dan ada banyak mobil relay stasiun TV.

Saya lelah mendengar betapa hebatnya Jokowi dan betapa jahatnya Prabowo selama satu jam dalam perjalanan menuju rumah pelanggan hari ini. Saya ingin tidur di dalam mobil, tapi ...

Dia mendorong Jokowi begitu keras, dia sedikit muak dan berkata, "Bukankah ini akan menjadi pemerintahan boneka untuk Megawati? Kubu Prabowo sangat kuat sehingga akan canggung jika mereka beralih ke oposisi, jadi itu akan terjadi. lebih baik menjaganya tetap lembut. Tapi dia menjawab dengan tiga kali lebih banyak.

Meskipun sedang berpuasa dan memiliki mulut kering, dia memberikan pidato yang berapi-api dengan ludahnya beterbangan. Jokowi seharusnya hanya mengundang orang-orang yang bekerja ke kabinetnya dan bukan partai politik sama sekali, tetapi apakah kita benar-benar percaya? Pak Koizumi berkata, "Politik adalah perebutan kekuasaan.

Kebetulan apartemen Tamang Rasuna yang sudah saya tinggali kurang lebih 8 tahun ini adalah apartemen di Berkeley dan gedung perkantoran saya adalah Gorkhalian, jadi jika Presiden Jokowi menjadi presiden, saya akan berkomitmen penuh pada sisi perlawanan pendirian, baik di kehidupan publik dan pribadi (berlebihan).

Kubu Prabowo tampaknya telah menghabiskan banyak uang dalam pemilu kali ini, sehingga jika menang dalam pemilu, Berkley akan berusaha semaksimal mungkin memulihkan modal Balik dan berinvestasi di Rasuna Epicentrum Superblock yang merupakan inti dari bisnis pengembangan real estate mereka. tetapi jika mereka kalah, kualitas layanan manajemen mereka akan menurun.

Epicentrum Walk yang bersebelahan dengan gedung apartemen sudah sepi karena kantor pengelola gagal mendapatkan penyewa, tapi menurut saya hasil pemilu akan lebih merusak.

Inti dari popularitas Jokowi terletak pada celah tersebut

Saya sekarang mengunjungi Solo di Jawa Tengah, kampung halaman Jokowi, secara teratur untuk proyek implementasi sistem, dan saya belum pernah mendengar rumor buruk tentang orang ini. Saya sudah banyak mendengar tentang itu, tetapi saya ingin merangkum dua hal

  1. Paman yang naif tanpa keegoisan
  2. Praktisi yang menunjukkan kepemimpinan yang kuat dalam latihan mereka

Mungkin sama dengan orang Jepang, tapi orang Indonesia juga menyukai gap antara orang yang kelihatannya biasa saja tapi sebenarnya luar biasa. Saya pikir hal pertama yang muncul dalam ulasan Jokowi adalah "tidak bersalah tanpa korupsi", tapi menurut saya kesenjangan antara "benar-benar menjadi orang hebat" yang menarik masyarakat umum, dan jika saya tidak takut untuk mengatakannya tanpa rasa takut kesalahpahaman, saya pikir itu semacam hipnosis massal.

Saya pikir itu adalah naluri manusia untuk tertarik pada celah seperti "Kalau saya melepaskan baju hebat" atau "paman yang agak nakal", dan inilah inti dari popularitas Jokowi saat ini.